Karena DotA (Defense of the Ancients) adalah peta/map custom,
beberapa dari konsep- konsep game sangat berbeda dengan Warcraft III:
Reign of Chaos atau The Frozen Throne yang asli. Namun demikian, game
aslinya dan peta/map DotA custom punya beberapa kemiripan, misalnya
pemakaian karakter Warcraft yg telah dimodifikasi, adaptasi dari
mantra/spells Warcraft semacam Heal, dan benda/items semacam Boots of
Speed (Sepatu Boot kecepatan).
Untuk peta/map DotA, dua markas/base di set di dua sudut berlawanan
dari peta/map. Di masing- masing markas/base terdapat satu bangunan
sentral yang dikenal sebagai Ancient, dari mana peta/map memperoleh
namanya. Inti dari permainan adalah menghancurkan Ancient tim lawan dan
mempertahankan Ancient sendiri. Ancient yang dipakai untuk masing-
masing tim biasanya The Frozen Throne/World Tree (dalam variasi- variasi
Classic, Allstars); dan Town Center normal untuk masing- masing tim
(dalam variasi Outland). Tiga jalur/lanes menghubungkan kedua
markas/base. Sebuah sungai berjalan diagonal di tengah peta/map, tegak
lurus/ perpendicular ke tiga jalur/ lanes, masing- masing tim punya
sejumlah menara/ tower pertahanan di masing- masing jalur/ lanes, yang
diletakkan di sisi sungai bagian mereka.
Tim- tim terdiri atas maksimal 5 pemain, masing- masing mengkontrol
satu hero, dan satu komputer yg mengkontrol creeps. Variasi standar
tidak men-support kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI)
untuk hero yang dikontrol komputer. Satu variasi yang dikenal sebagai
DotA Mercenaries mengizinkan lebih banyak pemain yang dikontrol
komputer, dan biasa dipakai untuk kegunaan latihan/practice atau waktu
tidak ada pemain manusia lainnya yang bisa main. Beberapa developer
memunculkan versi tes dari peta/map DotA dengan pemain AI yang mempunyai
skill/ kemampuan bervariasi. Yang terbaru merupakan Cloud_str yang
menciptakan dota allstars 6.27b AI.
Markas/base lawan memproduksi troops, yang dikenal sebagai creeps,
setiap 30 detik, dimulai dari 1 menit 30 detik. Creeps diproduksi dalam
set (yang juga dikenal dengan waves atau spawns) yang terdiri dari
sejumlah unit tawuran dan satu unit terlatih, dan menjalur kebawah
menuju tiga jalur/lanes yang tersedia di peta/map menuju markas/base
lawan. Seiring dengan perjalanan permainan, jumlah creeps bertambah,
demikian juga hit points dan damage mereka. Creeps untuk Scourge terdiri
dari Ghouls dan Neuromancers, sedangkan creeps untuk Sentinel terdiri
dari Treants dan satu Druid of the Talon. Saat creeps berjalan di
jalur/lanes mereka akan bertempur dengan creeps, heroes atau
menara/tower lawan yang mereka jumpai. Menara/tower memiliki daya
tembak/firepower lebih baik dibanding creeps, jadi akan sangat sulit
untuk creeps untuk melewati menara/tower tanpa bantuan dari seorang
hero.
Variasi tertentu DotA (misalnya Allstars dan Mercenaries) memiliki
Runes di sungai yang bisa diambil oleh hero untuk memperoleh bonus untuk
waktu yang singkat (misalnya Double Damage, Regeneration, Haste,
Illusion dan Invisibility), sedangkan variasi lainnya memiliki kegunaan
Rune yg berbeda (misalnya aktivasi Challenge di Outland).
Tanpa pengaruh dari hero, permainan tidak akan bisa dimenangkan
dengan cepat oleh kedua tim. Creeps akan bertempur masing- masing dan
setelah itu mengorbankan diri mereka sendiri dengan serangan sia- sia ke
menara/tower. Namun demikian, di latihan/practice, biasanya akan ada
ketidakseimbangan kekuatan seiring waktu karena peletakan tertentu dari
menara/tower, jalur/lane creeps, dan variable lain (karena perbedaan
tipis dari sejumlah variasi, ke“untung”an akan bervariasi). Namun
demikian, ketidakseimbangan ini begitu tipis sehingga kemunculan satu
hero saja untuk jumlah waktu tertentu bisa meniadakan keuntungan itu
Perkenalan Hero
Hero diperingkatkan berdasarkan level. Sewaktu naik satu level, hero
menerima atribut bonus dan satu skill point untuk dibelanjakan dalam
mempelajari atau meng-upgrade skill yang sudah ada. Hero bisa naik level
waktu permainan dengan mendapatkan experience. Experience bisa
diperoleh dengan membunuh creeps, yang dikenal dengan istilah creeping
atau farming dan dengan membunuh hero lawan yang dikenal dengan istilah
pawning yang mengakibatkan hero mendapatkan lebih banyak experience
points.
Creep netral dengan kesulitan bervariasi jadi ditaruh di seluruh
peta/map, dan mereka juga bisa dibunuh untuk memperoleh experience dan
emas/gold. Creep netral tidak diprogram untuk melakukan apa-apa kecuali
bertempur dengan karakter yang terlalu dekat; karena dengan begitu,
mereka ada untuk dibunuh untuk mendapatkan experience dan emas/gold.
Creep netral ini bervariasi dalam kekuatan dari yang sangat lemah (
creep level satu), sampai yg sangat kuat dimana satu tim penuh hero
dengan pangkat tinggi yang diperlukan untuk bertarung untuk menang
(misalnya Roshan, di DotA Allstars).
Atribut Hero
Hero mempunyai tiga statistik utama, yang dikenal sebagai atribut
(Kekuatan/ Strength, Kecerdasan/ Intelligence, Kelincahan/ Agility)
dengan setiap hero memiliki satu Atribut Pokok. Atribut Pokok bisa
ditentukan berdasarkan icon yang tampak di status panel, seperti yang
digambarkan disini (Strength digambarkan dengan icon “kepalan
tangan”/”fist”, Agility dengan “kaki” dan intelligence dengan pikiran/
mind). Menambah Atribut Pokok seorang hero bisa menambah damage. Sebagai
tambahan, menambah atribut hero bisa mempertinggi statistik yang
bersangkutan.
- Strength mempertinggi hit points dan regenerasi hitpoint. 1 Strength
point = 19 HP, 1 Strength Point = 0.03 HP/detik tambahan regenerasi.
- Agility mempertinggi kecepatan serangan/attack speed dan rating
armor. 7 Agility Points = 1 armor, 1 Agility Point = 1% IAS (Increased
Attack Speed/ penambahan kecepatan serangan).
- Intelligence mempertinggi mana points dan regenerasi mana. 1
Intelligence Point = 13 MP, 1 Intelligence Point = 0.04 MP/detik
tambahan regenar
Statistic Hero
Hero juga memiliki sejumlah variasi statistik yg bs dirubah dgn mewarisi skill, pembelian item atau perubahan atribut:
- Attack Damage – Mengindikasikan berapa serangan hero dikurangi dari
hit point penerima. Menambah Atribut Pokok hero bisa menambah attack
damage dia, dimana setiap penambahan satu poin di Atribut Pokok menambah
attack damage dengan satu point.
- Attack Speed – Menentukan seberapa cepat hero memakai serangan
mereka. Hero yang mempunyai attack speed dua kali lipat dari hero lain
akan menyerang dua kali lebih banyak dalam sejumlah waktu tertentu.
Attack speed ditentukan oleh base speed utk masing- masing hero, dan
ditambah oleh agility. 1 Agility point = 1% IAS.
- Hit Points – Merepresentasikan berapa damage seorang hero bisa
menyerap sebelum dia terbunuh. Hit points regenerasi seiring waktu
sampai nomor maksimal. Nomor maksimal hit points seorang hero miliki dan
kecepatan regenerasinya adalah fungsi dari atribut strength hero. Hero
dengan strength lebih tinggi mempunyai nomor maksimal yang lebih tinggi
untuk hit points dan regenerasinya lebih cepat. Hit points diindikasikan
oleh angka current dan maximum.
- Mana Points – Mana points seorang hero adalah jumlah energi hero
memiliki untuk mempergunakan kemampuan/abilities atau cast spell.
Kebanyakan (tapi tidak semua) kemampuan/abilities mempergunakan mana.
Mana juga regenarasi seiring dengan waktu. Jumlah maksimal mana dan
kecepatan regenerasi mana adalah fungsi dari kecerdasan/intelligence
hero. Mana points diindikasikan oleh angka current dan maximum.
- Armor Rating – Armor rating hero adalah berapa damage fisik ke hero
dikurangi, dimana damage fisik tidak termasuk damage dari spell, namun
demikian damage magic yang dilakukan ke seorang hero dikurangi 25% (yang
bisa ditumpukkan yang berkurang dengan item dan skill tertentu). Jumlah
damage fisik yang dikurangi oleh armor dilihat sebagai persentase dan
akan mempunyai hitungan yang berkurang saat armor count naik.
- Movement Speed – Menentukan berapa cepat hero berjalan untuk jarak
tertentu, tidak termasuk efek dari spells. Movement speed adalah base
value kira- kira 300, yang berbeda dari hero ke hero, tapi bisa
dimodifikasi dengan kemampuan/abilities atau item. Akan tetapi ada
batasan kira- kira 522 untuk movement speed yang tidak bisa dilewati,
walaupun kebanyakan hero tidak akan mencapai batasan ini. (Beberapa hero
bisa mencapai movement speed ini tanpa Rune haste, yakni Balanar the
Night Stalker yang mempunyai tambahan pasif berlari waktu malam, Slardar
the Slithereen Guard dengan kemampuan/ability Sprint-nya, Barathrum the
Spirit Breaker dengan kemampuan/ability Charge of Darkness, Strygwyr
the Blood Seeker yang dengan gampang mencapai 522 dengan
kempampuan/ability Strygwyr’s Thirst, Anub’seran the Nerubian Weaver
dengan kemampuan/ability Shukuchi, dan Banehallow the Lycanthrope waktu
dalam Shapeshift-nya.